Badan Intelijen Negara
« November 2014 »
MinSenSelRabKamJumSab
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      
  • foto

    Reaktualisasi Nilai-Nilai Pancasila

    Jakarta (16/10/2014)- Bangsa Indonesia telah melalui beberapa tahap perjalanan sejarah dan melewati masa kesadarang kebangsaan pada tahun 1908, kesadaran politik pada tahun 1911 dan kesadaran ideology pada tahun 1928 yang ditandai dengan peristiwa Sumpah Pemuda. Fase panjang tersebut turut mewarnai lahirnya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.Demikian pernyataan Dewan Pakar Pusat Kajian Ideologi Pancasila, Prof. DR. Soerjanto Poespowardojo dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan pada hari Kamis, 16 Oktober 2014, di Hotel Bidakara, Jakarta.

Kepala BIN : Komunitas Intelijen Perlu Menyamakan Sudut Pandang untuk Menciptakan Sinergitas

 

Jakarta (29/08/2012) - Indonesia menghadapi beberapa masalah krusial. Konflik sosial, horizontal dan vertikal masih terjadi di beberapa daerah dan seringkali bersifat spontan, sehingga tidak mudah diantisipasi. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI Marciano Norman, dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat di lingkungan BIN, di Gedung Pertemuan Kompleks BIN, Jakarta Selatan, Rabu (29/08/2012).
 
Dengan adanya masalah krusial tersebut, Marciano mengajak jajaran komunitas intelijen untuk duduk bersama melakukan evaluasi dan memetakan masalah supaya terjalin kesamaan sudut pandang melalui komunikasi dan koordinasi yang sinkron untuk menciptakan sinergitas.
 
Kepala BIN menjelaskan, krisis ekonomi  global telah menekan ekspor Indonesia dan mendorong naiknya nilai impor yang berakibat terjadinya defisit dalam transaksi berjalan. Sementara, lanjut Marciano, di tataran regional, kegagalan pertemuan tingkat menteri negara-negara ASEAN dalam menghasilkan pernyataan bersama terkait sengketa Laut Cina Selatan merupakan kegagalan pertama dalam sejarah ASEAN.
 
"Kegagalan tersebut dapat memperburuk citra asosiasi negara-negara di Asia Tenggara"', tegas Kepala BIN
 
Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dil lingkungan BIN yang dihadiri undangan dari jajaran komunitas intelijen tersebut, diikuti sepuluh pejabat baru, yaitu satu orang pejabat eselon I, tiga orang pejabat eselon II, empat orang pejabat eselon III dan dua orang pejabat eselon IV. Pejabat eselon I yang dilantik adalah Mayjen TNI Leonard. Mantan Pangdam Udayana tersebut dilantik sebagai Deputi Bidang Luar Negeri BIN. (*)