Badan Intelijen Negara
« November 2014 »
MinSenSelRabKamJumSab
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      
  • foto

    Reaktualisasi Nilai Nilai Pancasila

    Jakarta (16/10/2014)- Bangsa Indonesia telah melalui beberapa tahap perjalanan sejarah dan melewati masa kesadarang kebangsaan pada tahun 1908, kesadaran politik pada tahun 1911 dan kesadaran ideology pada tahun 1928 yang ditandai dengan peristiwa Sumpah Pemuda. Fase panjang tersebut turut mewarnai lahirnya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.Demikian pernyataan Dewan Pakar Pusat Kajian Ideologi Pancasila, Prof. DR. Soerjanto Poespowardojo dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan pada hari Kamis, 16 Oktober 2014, di Hotel Bidakara, Jakarta.

Kepala BIN : Kondisi Politik 2013 Berjalan Dinamis dan Terkendali

Jakarta (28/12/2012) - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman memprediksi kondisi politik 2013 akan berjalan dinamis, meskipun dinamikanya tinggi namun tetap terkendali. "Meskipun dinamika politik di Indonesia pada tahun 2013 begitu tinggi, BIN tetap  bergerak sesuai dengan payung hukum yang telah ditetapkan untuk menjaga stabilitas politik”, tegas Kepala BIN.

Marciano Norman meminta kepada semua pihak untuk bertindak dewasa di tahun 2013. Hal ini dikarenakan banyak pihak turut mempersiapkan diri menghadapi pemilihan presiden di tahun 2014. "Dibutuhkan pengertian yang tinggi dan kedewasaan semua pihak di tahun 2013”, ujar Kepala BIN usai menghadiri acara Tasyakuran Koperasi Seno Bhakti (Kosebha) bersama Pembina Kosebha, di area kolam renang Wahana Tirta Sera, Komplek BIN, Jakarta, 28 Desember 2012.

Tak hanya kedewasaan saja, Kepala BIN juga meminta agar pihak-pihak yang kemungkinan akan terlibat dalam pemilihan presiden 2014 mendatang, mampu mengendalikan massanya, dan berjalan dalam koridor demokrasi. “Semua pihak agar mampu mengendalikan kelompoknya masing-masing, sehingga dinamika politik yang begitu tinggi tetap berkembang sesuai dengan yang kita harapkan”, tegasnya.

Kepala BIN mengingatkan jika semua pihak yang akan terlibat dalam pemilihan presiden 2014 tidak bersikap dewasa, dapat mengganggu proses demokrasi yang telah dibangun selama ini. Selain itu, dampaknya juga merugikan semua pihak. “Karena kalau itu tidak berjalan sesuai harapan kita, yang akan rugi kita semua karena proses demokrasinya tidak berjalan baik,”  tukas Marciano.

Terkait dengan pengamanan perayaan tahun baru 2013, Kepala BIN tetap menghimbau kepada seluruh elemen untuk tidak mudah terprovokasi dan tidak boleh lengah. Semua pihak kiranya dapat turut serta menjaga keamanan beserta aparat keamanan.(*)