Badan Intelijen Negara
<< Oktober 2018 >>
MinSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
  • foto

    Solidaritas Pertemuan IMF-Bank Dunia untuk Bencana Alam di Indonesia

    Jakarta (9/10/2018)- Indonesia kembali mencuri perhatian dunia, untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah IMF World Bank Group Annual Meetings 2018 (IMF-WBG AM 2018) yang akan dilaksanakan mulai tanggal 8-14 Oktober 2018 di Kawasan Nusa Dua, Bali. Pertemuan IMF-WBG AM 2018 mempunyai nilai strategis dan dapat dijadikan momentum bagi Indonesia sebagai middle-income country mampu menunjukkan kemajuan ekonomi dan kepemimpinan serta komitmen dalam penanganan isu-isu global. Di tengah persiapan penyelenggaraan perhelatan akbar tersebut, telah diwarnai dengan tragedi bencana alam dan tsunami yang menimpa daerah di Indonesia, khususnya Lombok dan Palu. Bencana gempa dan tsunami juga menjadi perhatian bersama penyelenggara baik dari pemerintah pusat maupun dari perwakilan IMF. Bentuk kepedulian ditunjukkan melalui aksi solidaritas terhadap bencana gempa yang diberi nama ‘Solidarity for Lombok’ tepat satu hari sebelum perhelatan dimulai.

Awas, Bahaya Mengintai di Balik Kiki Dance Challenge

Jakarta (13/08/2018)- Beberapa waktu lalu, tarian dengan gerakan keluar dari dalam mobil yang dilanjutkan melakukan tarian sambil mobil terus berjalan, sempat booming dan viral di seluruh penjuru dunia, tidak hanya di Indonesia. Gerakan  tari dengan backsound musik ‘In My Feeling’ yang dipopulerkan Drake, penyanyi rap asal Kanada, hanya dalam beberapa minggu, lebih dari 240.000 unggahan dengan tagar #InMyFeelingChallenge ramai membanjiri lini media sosial, salah satunya Instragram.
Awal mula tarian yang kerap kali dinamakan Kiki Dance Challenge, berasal dari sebuah akun instragram @theshiggyshow yang dilakukan pada 29 juni 2018. Dalam akun tersebut ditayangkan seorang yang sedang menari sendirian dengan gerakan sesuai lagu Drake. Demam Kiki Dance Challenge tidak juga melanda Indonesia. Tidak sedikit artis dan selebgram juga melakukan dan menggungah video di Instragram. Dalam hitungan hari, video tersebut banyak ditirukan oleh seluruh lapisan kelompok usia bahkan golongan tua  juga tidak mau ketinggalan menari gerakan tersebut.
Fenomena maraknya tarian Kiki Dance Challenge direspon cepat oleh pemerintah, melalui Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Igbal menegaskan dengan membuat pernyataan resmi mengenai pelarangan tarian dilakukan di jalan raya atas alasan keamanan. 
Larangan tersebut secara tegas tertulis dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 106 ayat (1) menyebutkan pengendara “yang melakukan kegiatan lain saat mengemudi dan mengemudikan kendaraan yang dipengaruhi suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi bisa didenda maksimal hingga  Rp 750 ribu.”
UU tersebut memberikan dasar bahwa Kiki  Dance Challlenge dimasukkan dalam kategori yang dimaksud. Pengemudi yang merekam aksi, sementara penumpang melakukan tariannya. Baik pengemudi dan penumpang apabila ketahuan petugas melakukan Kiki  Dance Challenge akan ditindak dan dikenai proses hukum.
Alasan pihak kepolisian melarang tarian itu, melihat kenyataan di lapangan dan banyak beredarnya beberapa video di Youtube yang  menunjukkan ketika melakukan tarian tersebut, penari tidak jarang menabrak tiang, terjatuh, tersandung lubang, bahkan sampai ada yang tertabrak kendaraan yang sedang melintas. 
Maka itu, hindari dan jauhi Kiki Dance Challenge yang jauh dari manfaat. Terlebih itu, khususnya generasi muda jangan takut tidak eksis dan gaul apabila tidak mengikuti trend tarian kekinian yang justru mendekatkan pada maut dan bahaya. (*/Disarikan dari pelbagai sumber)